Style in Written
English
1. Descriptive
Tujuan utama penulisan
deskriptif adalah untuk menggambarkan. Descriptive adalah gaya penulisan
yang berfokus pada penjelasan karakter, peristiwa, benda, atau tempat dengan
sangat rinci. Hal ini sama seperti lukisan dengan kata-kata. Ini berfokus
pada suatu cara untuk menggambarkan secara rinci dan spesifik tentang topik
yang akan dibahas.
Poin kunci
Hal ini sering puitis di alam
Ini menggambarkan tempat, orang, peristiwa, situasi, atau lokasi dengan cara yang sangat-rinci.
Penulis akan menuliskan apa yang dia lihat, dengar, dan rasakan.
Descriptive digunakan untuk membuat gambaran yang jelas tentang topik yang akan dibahas mencakup ide, tempat, benda atau orang. Ini berfokus pada suatu subjek dan menggunakan cara rinci spesifik untuk menggambarkan bahwa di mana penulis terfokus.
Poin kunci
Hal ini sering puitis di alam
Ini menggambarkan tempat, orang, peristiwa, situasi, atau lokasi dengan cara yang sangat-rinci.
Penulis akan menuliskan apa yang dia lihat, dengar, dan rasakan.
Descriptive digunakan untuk membuat gambaran yang jelas tentang topik yang akan dibahas mencakup ide, tempat, benda atau orang. Ini berfokus pada suatu subjek dan menggunakan cara rinci spesifik untuk menggambarkan bahwa di mana penulis terfokus.
2. Expository
Tujuan utama
ekspositori menulis adalah untuk menjelaskan. Expository adalah gaya
penulisan subjek berorientasi, di mana penulis fokus pada bahasan tentang suatu
topik tertentu atau subjek tanpa menyuarakan pendapat pribadi mereka. Tujuan
utama Expository adalah untuk menjelaskan. Jenis esai atau artikel ini
memberikan kepada pembaca tentang fakta-fakta dan statistik yang relevan,
tetapi tidak termasuk pendapat mereka. Ini adalah salah satu jenis yang paling
umum dalam writing. Anda sering menemukannya pada buku pelajaran dan artikel
internet.
Poin kunci
Biasanya menjelaskan sesuatu dalam proses.
Sering dilengkapi dengan fakta dan angka.
Biasanya dalam urutan logis dan berkesinambungan.
Kategori penulisan ini mencakup definisi, petunjuk, arah dan perbandingan dasar lainnya dan klarifikasi. Expository menulis tanpa detail deskriptif dan opini.
Poin kunci
Biasanya menjelaskan sesuatu dalam proses.
Sering dilengkapi dengan fakta dan angka.
Biasanya dalam urutan logis dan berkesinambungan.
Kategori penulisan ini mencakup definisi, petunjuk, arah dan perbandingan dasar lainnya dan klarifikasi. Expository menulis tanpa detail deskriptif dan opini.
3. Narrative
Narrative adalah salah
satu cara penulis menceritakan sesuatu yang imajinatif atau sesuatu yang pernah
dialami dengan tujuannya hanya untuk menghibur pembaca.
Narrative merupakan salah satu bentuk penyampaian rcerita. Penulis akan
menciptakan karakter yang berbeda dan memberitahu pembaca apa yang terjadi pada
mereka (kadang-kadang penulis menulis dari sudut pandang salah satu karakter,
ini dikenal sebagai orang narasi pertama).
Poin kunci
Seseorang menceritakan suatu cerita atau peristiwa.
Memiliki karakter dan dialog.
Memiliki awal yang pasti, interval, dan akhir yang logis.
Sering memiliki situasi seperti tindakan, peristiwa, motivasi dan perselisihan atau konflik dengan solusi pada akhirnya.
Narrative ditulis secara berurutan, dengan awal, tengah dan akhir. Narrative juga sering disipkan pesan moral dalam penyampainnya.
Poin kunci
Seseorang menceritakan suatu cerita atau peristiwa.
Memiliki karakter dan dialog.
Memiliki awal yang pasti, interval, dan akhir yang logis.
Sering memiliki situasi seperti tindakan, peristiwa, motivasi dan perselisihan atau konflik dengan solusi pada akhirnya.
Narrative ditulis secara berurutan, dengan awal, tengah dan akhir. Narrative juga sering disipkan pesan moral dalam penyampainnya.
4. Persuasive
Persuasive adalah
tulisan yang berisi pendapat dan argumen dari penulis. Tujuan utama Persuasive
adalah untuk meyakinkan. Untuk meyakinkan orang lain untuk setuju pada
sudut pandang penulis. Persuasive juga berisi pembenaran dan alasan. Hal ini
sering digunakan dalam surat keluhan, iklan dan opini surat kabar dan potongan
editorial.
Poin kunci
Persuasive dilengkapi dengan alasan, argumentasi, dan pembenaran.
Dalam penulisan Persuasive, penulis meminta anda untuk setuju dengan pendapat yang dia sampaikan.
Meminta pembaca untuk melakukan suatu aksi dan ajakan untuk bertindak.
Hal ini dapat dianggap sebagai perdebatan karena secara tidak langsung penulis ingin mengajak dan meyakinkan pembaca untuk setuju dengan apa yang dia sampaikan.
Poin kunci
Persuasive dilengkapi dengan alasan, argumentasi, dan pembenaran.
Dalam penulisan Persuasive, penulis meminta anda untuk setuju dengan pendapat yang dia sampaikan.
Meminta pembaca untuk melakukan suatu aksi dan ajakan untuk bertindak.
Hal ini dapat dianggap sebagai perdebatan karena secara tidak langsung penulis ingin mengajak dan meyakinkan pembaca untuk setuju dengan apa yang dia sampaikan.
Komentar
Posting Komentar