1.
Job
Analysis
Dalam
bahasa Inggris, Analisis Jabatan disebut dengan istilah “Job Analysis”, kadang-kadang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan
langsung menjadi Analisis Pekerjaan. Analisis Jabatan ini merupakan salah satu
fungsi penting dalam Manajemen Sumber Daya Manusia untuk menempatkan orang yang
tepat pada posisi yang tepat (right man at the right place).
Pada
dasarnya, yang dimaksud dengan Analisis Jabatan atau Job Analysis ini adalah sebuah proses untuk mengidentifikasikan dan
menentukan secara rinci tugas dan persyaratan pekerjaan tertentu serta
kepentingan yang berkaitan dengan tugas-tugas pada jabatan atau pekerjaan
tertentu. Sedangkan definisi Analisis Jabatan menurut Keputusan Menteri Tenaga
Kerja dan Transmigrasi Nomor 49 Tahun 2004 tentang Ketentuan Struktur dan Skala
Upah adalah proses metoda secara sistimatis untuk memperoleh data jabatan,
mengolahnya menjadi informasi jabatan yang dipergunakan untuk berbagai
kepentingan program kelembagaan, ketatalaksanaan dan Manajemen Sumber Daya
Manusia.
Dengan
kata lain, Job Analysis atau Analisis
Jabatan ini melakukan eksplorasi secara sistematis suatu jabatan, melakukan
studi dan pencatatan tanggung jawab, tugas, keterampilan yang harus dimiliki,
akuntabilitas, lingkungan kerja dan persyaratan kemampuan yang dibutuhkan pada
pekerjaan atau jabatan tersebut untuk kepentingan Manajemen Sumber Daya Manusia
(MSDM). Artinya, semua faktor yang dibutuhkan oleh pekerjaan dan apa yang harus
dimiliki oleh seorang karyawan yang mengisi jabatan tersebut atau pekerjaan
tersebut agar dapat bekerja secara produktif harus diidentifikasikan secara
sistematis, jelas dan rinci dalam Job Analysis (Analisis Jabatan) ini.
2.
Job Specification
Spesifikasi
Jabatan (Job Specification) atau juga
dikenal dengan spesifikasi karyawan adalah pernyatan tertulis tentang
kualifikasi pendidikan, tingkat pengalaman, kualitas khusus, keterampilan
fisik, emosional, teknis dan kemampuan komunikasi yang diperlukan untuk
melakukan pekerjaan dan tanggung jawab yang terlibat dalam pekerjaan.
Spesifikasi Jabatan ini juga mencakup kesehatan umum, kesehatan mental,
kecerdasan, bakat, daya ingat, keterampilan kepemimpinan, kemampuan
beradaptasi, kemampuan emosional, flesibilitas, perilaku, kreativitas, etika
dan lain sebagainya.
“Spesifikasi pekerjaan
(job spesification) merupakan uraian persyaratan kualitas minimum orang yang
bisa diterima agar dapat menjalankan satu jabatan dengan baik dan kompeten.” (Hasibuan,
2010).
Secara mudahnya spesifikasi pekerjaan ini merupakan rincian karakteristik atau kualifikasi yang diperlukan bagi tenaga kerja yang dipersyaratkan. Spesifikasi pekerjaan dinamakan pula kualifikasi personal (personal qualification). Kualifikasi personal ini secara garis besar dapat dibagi dua. Pertama, kualifikasi umum (general qualification), yaitu kualifikasi minimal yang biasanya diperlukan untuk menempati suatu pos tertentu dalam suatu jabatan tertentu dalam organisasi. Adapun kualifikasi yang kedua adalah kualifikasi spesifik (spesific qualification), yaitu kualifikasi tambahan yang secara spesifik akan sangat dibutuhkan bagi pengisian jabatan tertentu.
Secara mudahnya spesifikasi pekerjaan ini merupakan rincian karakteristik atau kualifikasi yang diperlukan bagi tenaga kerja yang dipersyaratkan. Spesifikasi pekerjaan dinamakan pula kualifikasi personal (personal qualification). Kualifikasi personal ini secara garis besar dapat dibagi dua. Pertama, kualifikasi umum (general qualification), yaitu kualifikasi minimal yang biasanya diperlukan untuk menempati suatu pos tertentu dalam suatu jabatan tertentu dalam organisasi. Adapun kualifikasi yang kedua adalah kualifikasi spesifik (spesific qualification), yaitu kualifikasi tambahan yang secara spesifik akan sangat dibutuhkan bagi pengisian jabatan tertentu.
3.
Job Design
Job design
adalah pengorganisasian tugas-tugas, wewenang, dan tanggung jawab ke dalam
suatu unit pekerjaan yang produktif (Mathis et al, 2004). Faktor penting yang
dicermati dalam job design adalah “content
of jobs and the effect of jobs on employees.”
Perancangan
pekerjaan (job design) adalah proses
menentukan tugas tugas spesifik untuk dikerjakan, metode-metode yang dipakai
dalam menjalanakn tugas-tugas tersebut, dan cara pekerjaan yang bersangkutan
berhubungan dengan pekerjaan lain dalam organisasi (Mondy, 2008).
Job Design
adalah suatu usaha pengelolaan sumber daya manusia untuk mengurangi
ketidakpuasan dan keluhan dari pekerja karena pengelolaan pekerjaan yang kurang
baik dengan melakukan pelebaran atau pemfokusan deskripsi pekerjaan sehingga
produktivitas bisa lebih meningkat. (businessdictionary.com, 2015).
Job Design
(desain pekerjaan) adalah suatu alat untuk memotivasi dan memberi tantangan
pada karyawan. Oleh karena itu perusahaan perlu memiliki suatu sistem kerja
yang dapat menunjang tercapainya tujuan perusahaan secara efektif dan efisien
yang dapat merangsang karyawan untuk bekerja secara produktif, mengurangi timbulnya
rasa bosan dan dapat meningkatkan kepuasan kerja, desain pekerjaan terkadang
digunakan untuk menghadapi stress kerja yang dihadapi karyawan (Sulipan, 2000).
4.
Job Description
“Rincian pekerjaan yang berisi informasi
menyeluruh tentang tugas/kewajiban, tanggung jawab, dan kondisi-kondisi yang
diperlukan apabila pekerjaan tersebut dikerjakan” (Siswanto,2002).
Garry
Dessler (2010:110), deskripsi pekerjaan (job description) merupakan suatu
daftar tugas, tanggung jawab, hubungan laporan, kondisi kerja, kepedulian atas
tanggung jawab suatu jabatan, serta produk dari analisis jabatan.
Sedangkan
menurut Handoko (2008:29), deskripsi pekerjaan (job description) merupakan
suatu pernyataan tertulis yang menguraikan fungsi, tugas-tugas, tanggung jawab,
wewenang, kondisi kerja, dan aspek-aspek pekerjaan tertentu lainnya.
Stone (2011:29) Job description (uraian jabatan) yaitu dokumen formal organisasi yang berisi ringkasan informasi penting mengenai suatu jabatan untuk memudahkan dalam membedakan jabatan yang satu dengan yang lain dalam suatu organisasi. Uraian jabatan tersebut disusun dalam suatu format yang terstruktur sehingga informasi mudah dipahami oleh setiap pihak yang berkaitan di dalam organisasi. Pada hakikatnya, uraian jabatan yaitu bahan baku dasar dalam pengelolaan
Job Description atau gambaran tugas atau bisa juga disebut uraian
tentang jabatan merupakan informasi tertulis yang berisi tentang tujuan dari
dibentuknya suatu tugas/jabatan, informasi atau uraian tentang apa yang
seharusnya dilakukan sebagai pemegang tugas/jabatan, bagaimana pekerjaan itu
seharusnya dilakukan, apa dan mengapa perkerjaan tersebut harus dilakukan,
kemudian bagaimana hubungan yang harus dibangun antara satu posisi dengan
posisi lainnya dalam ruang lingkup suatu pekerjaan, semua itu dilakukan
semata-mata hanya ingin mencapai tujuan dalam suatu unit/bagian kerja secara
luas.
Sumber
:
Komentar
Posting Komentar