Rabu, 02
November 2016
MAKALAH
PENGANTAR
BISNIS
ORGANISASI
Untuk
memenuhi salah satu tugas
Mata
kuliah Pengantar Bisnis
Dosen
Pembimbing: Ibu Fitria,SE
FAKULTAS EKONOMI
JURUSAN AKUNTANSI
UNIVERSITAS
GUNADARMA
2016
KATA
PENGANTAR
Puji syukur kehadirat ALLAH SWT karena dengan segala
rahmatnya, sehingga saya dapat menyelesaikan tugas ini tepat pada waktunya. Terima
kasih kepada Ibu Fitria selaku dosen mata kuliah yang telah memberikan tugas
ini kepada saya.
Makalah ini dapat
disusun berkat bantuan dan tuntunan dari ALLAH SWT dan berbagai pihak yang
terlibat, untuk itu saya ingin mengucapkan terima kasih kepada pihak yang
membantu dalam pembuatan makalah ini.
Saya menyadari dalam tugas ini masih banyak kesalahan, untuk itu diharapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk perbaikan dimasa yang akan datang.
Semoga
makalah ini bisa sebagai salah satu acuan, menambah pengetahuan dan menjelaskan
kepada pembaca tentang organisasi.
PENULIS
DAFTAR ISI
HALAMAN
JUDUL.......................................................................................................................1
KATA PENGANTAR....................................................................................................................
2
DAFTAR
ISI....................................................................................................................................3
BAB I
PENDAHULUAN…………………………….………………………………………4
A. Latar
Belakang
Masalah.....................................................................................................4
B. Rumusan
Masalah..............................................................................................................4
C. Tujuan
Penulisan................................................................................................................4
D. Manfaat
penulisan………………………………………………………………………..4
BAB II
PEMBAHASAN……………………………………………….……………………..5
A. Pengertian
Organisasi………….........................................................................................5
B. Bentuk Struktur Organisasi…………................................................................................5
C. Fungsi
Kelompok Kerja……………...…………………..……………………...……….7
D. Alasan
Timbulnya Organisasi…………………………………........................................8
BAB
III PENUTUP…………………………………………………………………………….9
A. Kesimpulan.......................................................................................................................9
REFERENSI………………...........................................................................................................9
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Organisasi adalah sekelompok orang
yang bekerja bersama untuk mencapai tujuan bersama. Pengorganisasian merupakan
salah satu fungsi dasar dalam manajemen untuk mencapai sasaran yang ditetapkan
organisasi. Tiap-tiap manusia mempunyai kebutuhan serta tujuan yang tidak sama,
dengan adanya organisasi dapat menjadikan kebutuhan dan tujuan yang sama.
Organisasi sebagai wadah untuk meraih tujuan dengan selektif dan efektif
lantaran dilakuka dengan bersama. Selain meraih tujuan yang sama, oranisasi
juga sebagai wadah untuk memberanikan diri dalam bersuara. Dalam organisasi,
perlu adanya kelompok kerja dengan komunikasi sebagai salah satu kunci agar
fungsi implementasi dan pengarahan dapat berjalan secara efektif. Dengan adanya
kelompok kerja yang rajin dan disiplin, keragaman potensi individu, pola
kepemimpinan yang sesuai, komunikasi yang baik sehingga tujuan akan lebih mudah
dicapai secara efektif dan efisien.
B. Rumusan
Masalah
1. Apa
itu organisasi?
2. Apa
tujuan dibentuknya organisasi?
3. Apa
manfaat organisasi?
4. Apa
saja struktur organisasi?
5. Apa
fungsi kelompok kerja dan cara pembentukannya?
C. Tujuan
1. Mengetahui
pengertian organisasi
2. Mengetahui
bentuk struktur organisasi
3. Mengetahui
perbedaan berbagai struktur organisasi
4. Mengetahui
alasan timbulnya organisasi di perusahaan
D. Manfaat
-Untuk menambah wawasan mengenai
organisasi dan jenis-jenisnya.
-Untuk mengetahui fungsi adanya
kelompok kerja
BAB II
PEMBAHASAN
A. PENGERTIAN
Pada umumnya, Pengertian
Organisasi yaitu satu kelompok orang yang bekerja bersama
untuk tujuan bersama. Sedang secara terinci pengertian organisasi yaitu sebagai
tempat atau wadah untuk orang berkumpuldan berkerja sama dengan cara rasional
serta systematis, terencana, terpimpin, serta terkendali, dalam memakai sumber
daya baik uang, cara, material, serta lingkungan, serta sarana-prasarana, data
serta lain sebagainya yang dipakai dengan cara efisen serta efisien untuk
meraih tujuan organisasi
PENGERTIAN ORGANISASI MENURUT BEBERAPA AHLI
Menurut para ahli terdapat beberapa pengertian organisasi sebagai berikut.
è Stoner mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola
hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan atasan
mengejar tujuan bersama.
è James D. Mooney mengemukakan bahwa organisasi adalah bentuk
setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama ].
è Chester I. Bernard berpendapat bahwa organisasi adalah
merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau
lebih.
è Stephen P. Robbins menyatakan bahwa Organisasi adalah kesatuan
(entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang
relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus
menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.
B. BENTUK
STRUKTUR ORGANISASI
Bentuk-bentuk
Struktur Organisasi yang sering digunakan dalam organisasi pada umumnya terdiri
dari 3 bentuk, yaitu Struktur Organisasi Fungsional, Struktur Organisasi
Divisional (berdasarkan Produk/Pasar) dan Struktur Organisasi Matriks.
a)
Struktur
Organisasi Fungsional
Pembagian
kerja dalam bentuk Struktur Organisasi Fungsional ini dilakukan berdasarkan
fungsi manajemennya seperti Keuangan, Produksi, Pemasaran dan Sumber daya
Manusia. Struktur organisasi bentuk ini dapat menekan biaya operasional namun
mengalami kesulitan dalam berkomunikasi antar unit kerja.
Contoh
Struktur Organisasi Fungsional
b)
Struktur
Organisasi Divisional
Struktur
Organisasi Divisional (Divisional Structure Organization) adalah Struktur
Organisasi yang dikelompokkan berdasarkan kesamaan produk, layanan, pasar dan
letak geografis.
Organisasi
bentuk Divisional ini biasanya diterapkan di perusahaan yang berskala menengah
keatas, hal ini dikarenakan biaya operasional akan lebih tinggi jika
dibandingkan dengan bentuk Organisasi Fungsional.
c)
Struktur
Organisasi Matriks
Struktur
Organisasi Matriks sering disebut dengan Struktur Organisasi Proyek karena
karyawan yang berada di unit kerja fungsional juga harus mengerjakan kegiatan
atau tugas proyek-proyek organisasi yang ditugaskan kepadanya.
Struktur
Organisasi Matriks ini mengakibatkan terjadinya multi komando dimana seorang
karyawan diharuskan untuk melapor kepada dua pimpinan yaitu pimpinan di unit
kerja Fungsional dan pimpinan proyek. Struktur Organisasi ini biasanya
digunakan oleh perusahaan yang berskala besar atau perusahaan-perusahaan
multinasional.
Contoh
Struktur Organisasi Matriks
C. PERBEDAAN
ANTAR STRUKTUR ORGANISASI
Ø Organisasi Garis
= Suatu bentuk organisasi yang didalamnya merupakan garis wewenang yang saling
berhubungan langsung secara vertical antara pemimpin dan bawahan.
Ø Organisasi Garis dan staff
= Merupakan ombinasi dari organisasi lini, azas komando dipertahankan tetapi
dalam kelancaran tugas pemimpin dibantu oleh para staff, dimana staff berperan
memberi masukan, bantuan pikiran saran-saran, data informasi yang dibutuhkan
Ø Organisasi Fungsional
= Suatu organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada
kepala bagian yang mempunyai jabatan fungsional untuk dikerjakan kepada para
pelaksana yang mempunyai keahlian khusus.
D. FUNGSI
KELOMPOK KERJA DAN PEMBENTUKANNYA
Definisi
= Kelompok yang disusun oleh organisasi dengan tujuan untuk menjalankan
berbagai pekerjaan yang terkait dengan pencapaian tujuan organisasi.
Karakteristik
=
è Merupakan
kumpulan yang beranggotakan orang-orang yang berbeda
è Aanya
interaksi di antara kumpulan orang tersebut
è Adanya
tujuan bersama yang ingin dicapai
Fungsi
adanya kelompok kerja =
- Menangani
terbatasnya kekuatan, kemandirian serta sumber daya yang dipunyainya dalam
meraih tujuan
- Sebagai
tempat meraih tujuan dengan selektif serta efektif lantaran lakukan dengan
cara bersama-sama
- Sebagai
tempat memperoleh jabatan serta pembagian kerja
- Tempat
mencari keuntungan bersama-sama
- Sebagai
tempat mengelola dalam lingkungan secara bersama-sama
- Sebagai
tempat dalam memperoleh kekuasaan serta pengawasan
- Sebagai tempat
menambat pergaulan serta memakai saat luang
Menurut Muhyadi, ada 5 alasan pembentukan kelompok yaitu :
a. Kebututuhan Interaksi sosial
Manusia
merupakan makhluk sosial yang akan selalu mencari hubungan dengan orang lain.
Dengan membentuk kelompok, manusia dapat menyalurkan keinginan mereka. Dalam
berkelompok, manusia dapat berbagi rasa dengan teman temannya dalam kelompok.
b. Kebutuhan akan keamanan
Semua
orang memiliki kebutuhan pokok terhadap rasa aman terhadap sekitarnya.
Kebutuhan inilah yang memberikan dorongan dan alasan untuk membentuk kelompok.
Dalam sebuah organisasi, para anggota ataupun karyawan dalam perusahaan akan
takut dipecat serta dipindahkan. Oleh karena itu, ketakutan akan tidak amannya
mereka maka mereka membentuk serikat buruh.
c. Kebutuhan akan status
Dalam
membentuk kelompok, salah satu alasannya dapat berupa kebutuhan akan status
atau diakui oleh masyarakat dikarenakan mampu menjadi anggota sebuah kelompok.
Kelompok ini dapat merupakan kelompok pekerjaan dan identitas sosial lainnya
yang akan menaikkan status mereka dalam masyarakat.
d. Kedekatan tempat kerja
Memberi
dan berbagi nilai dibutuhkan dimensi tempat atau ruang yang dapat mendukung
adanya interaksi atau komunikasi antara anggota atau manusia. Dengan adanya
kedekatan tempat kerja atau kedekatan ruang, mereka akan membentuk kelompok
baik secara sadar ataupun secara alamiah.
e. Tujuan bersama
Manusia
atau individu individu akan berkumpul dan membentuk suatu kelompok apabila
mereka memiliki tujuan yang sama. Kelompok yang terbentuk dengan alasan ini,
akan menjadi lebih besar tergantung dari tujuan yang ingin dicapai oleh
kelompok dan pengembangan tujuan itu sendiri.
E.
KELOMPOK KERJA FORMAL DAN INFORMAL
Kelompok
kerja formal
Kelompok kerja yang dibentuk atau disusun secara resmi oleh
manajer dimana kelompok kerja tersebut diberikan tugas dan pekerjaan yang terkait
dengan pencapaian tujuan organisasi.
Kelompok
Kerja Informal
Kelompok kerja disusun
atau tersusun dengan sendirinya ketika beberapa anggota dariorganisasi yang
kegiatan biasanya tidak terkait langsung dengan rencana-rencana rutin
dariorganisasi.
Tujuan Dibentuknya kelompok kerja informal =
Ø Untuk
memelihara dan memperkuat perilaku positif dari para anggota.
Ø Untuk
menciptakan dan memelihara interaksi sesame anggota.
Ø Untuk
membantu para anggota agar dapat saling berkomunikasi dan berinteraksi dalam bentuk informal
dan fleksibel.
Ø Untuk
membantu manajer dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang mungkin
dalamkondisi formal tidak dapat diselesaikan.
BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Organisasi
adalah bentuk formal dari sekelompok manusia dengan tujuan individual
masing-masing (gaji, kepuasan kerja, dll) yang bekerjasama dalam suatu proses
tertentu untuk mencapai tujuan bersama(tujuan organisasi). Dalam membuat
organisasi tidaklah mudah, karena seringkali terdapat berbagai macam hambatan.
Hambatan tersebut mungkin susah dihindari, namun yang bisa dilakukan adalah
menghadapi hambatan tersebut secara tenang dan professional.
Referensi :
Komentar
Posting Komentar