Selasa, 14-12-2016
MAKALAH PENGANTAR BISNIS
MANAJEMEN KANTOR DAN INFORMASI



Untuk memenuhi salah satu tugas Mata Kuliah Pengantar Bisnis
Dosen : Ibu Fitria



Hasil gambar untuk logo gunadarma











FAKULTAS EKONOMI JURUSAN AKUTANSI
UNIVERSITAS GUNADARMA 2016
















KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat ALLAH SWT karena dengan segala rahmatnya, sehingga saya dapat menyelesaikan tugas ini tepat pada waktunya. Terima kasih kepada Ibu Fitria selaku dosen mata kuliah yang telah memberikan tugas.
Makalah ini dapat disusun berkat bantuan dari ALLAH SWT dan berbagai pihak yang terlibat, untuk itu saya ingin mengucapkan terimakasih. Saya menyadari dalam tugas ini masih banyak kesalahan, maka diharapkan para pembaca untuk memberikan masukan yang bersifat membangun untuk perbaikan dimasa yang akan datang.
Semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan menjelaskan kepada pembaca tentang manajemen kantor.


Penulis




























DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL………………………………………………………………………………………1
KATA PENGANTAR………………………………………………………………………..…………….1
DAFTAR ISI………………………………………………………………………………….……………2
BAB I PENDAHULUAN……………………………………………………………………,……………3
A.                 LATAR BELAKANG MASALAH
B.                 RUMUSAN MASALAH
C.                 TUJUAN PENULISAN
D.                 MANFAAT PENULISAN
BAB II PEMBAHASAN…………………………………………………………………………………4
A.                 MANAJEMEN KANTOR DAN INFORMASI
B.                 KUALIFIKASI DAN KEBUTUHAN SEKRETARIS DALAM BISNIS
BAB III PENUTUP……………………………………………………………….………………………7
A.                 KESIMPULAN
REFERENSI…………..…………………………………………………………………………………..7




























Bab I
Pendahuluan
a.                  Latar Belakang
Manajemen dan Tata Kerja merupakan faktor utama dalam tercapai nya target. Dalam sebuah perusahaan / kantor, organisasi dan tata kerja merupakan sesuatu hal yang harus terorganisir, biasanya dalam bidang manajemen merupakan tugas manajer untuk mengatur organisasi yang ia pimpin, selain itu diperlukan tata kerja yang baik dan benar untuk menyelesaikan suatu pekerjaan agar sesuai target yang ditetapkan perusahaan.
b.      Rumusan Masalah
·         Definisi tata kerja, pedoman kerja dan prosedur kerja
·         Cara menyusun buku pedoman kerja
·         Manfaat ditetapkannya tata kerja, prosedur kerja dan buku pedoman kerja
·         Pentingnya sekretaris dalam bisnis
·         Kualifikasi sekretaris

c.      Tujuan
·         Mengetahui pengertian tata kerja, pedoman kerja dan prosedur kerja
·         Mengetahui cara menyusun buku pedoman
·         Mengetahui manfaat ditetapkannya tata, prosedur dan buku pedoman
·         Mengetahui  pentingnya sekertaris
·         Mengetahui kualifiksi sekertaris

d.      Manfaat
Untuk menambah wawasan mengenai manajemen dan prosedur kerja



















Bab II
Pembahasan
A.                Manajemen Kantor dan Informasi
DEFINISI TATA KERJA
Cara menyelesaikan suatu pekerjaan yang bertujuan untuk mencapai tingkat efisien dan maksimal dengan mempertimbangkan beberapa factor seperti tujuan kerja, fasilitas, tenaga dan waktu dengan benar sesuai dengan apa yang telah direncanakan.
PEDOMAN KERJA
Pedoman kerja artinya sebuag panduan yang dikeluarkan secara resmi oleh perusahaan yang berisikan pelaksanaan dalam bekerja di perusahaan itu. Mulai dari jam masuk kerja, jam istirahat, hari libur, pemberian cuti, pemberian ijin, dsb. Pedoman bersifat fleksibel, tidak mengikat dan mengatur tetapi membimbing dengan kebebasan berinovasi.
PROSEDUR KERJA
Rangkaian tata pelaksanaan kerja yang harus dikerjakan oleh karyawan dan di atur secara berurutan, sehingga terbentuk urutan kerja secara bertahap dalam menyelesaikan suatu pekerjaan.
CARA MENYUSUN BUKU PEDOMAN KERJA
·         Siapkan bentuk fisik buku pedoman kerja yang akan diisi
·         Sediakan sebuah halaman dengan panduan awal yang ringkas
·         Tuliskan sebuah prosedur kerja langkah demi langkah
·         Tuliskan informai apa saja yang ada dan penting tentang pekerjaan
·         Setelah selesai tuliskan buku penutupan prosedur kerja
MANFAAT DITETAPKANNYA TATA KERJA, PEDOMAN KERJA DAN PROSEDUR KERJA
1.      Mempermudah para pegawai dalam menjalankan tugas
2.      Tugas-tugas dapat dilaksanakan secara teratur dan tepat waktu
3.      Keletihan dalam bekerja dapat diatasi
4.      Pekerjaan yang terbengkalai dapat diatasi
5.      Tujuan pekerjaan dapat tercapai secara efektif
6.      Dapat dilakukan standarisasi dan pengendalian kerja dengan setepat – tepatnya
7.      Dapat dijadikan sebagai pedoman kerja
PENTINGNYA SEKRETARIS DALAM BISNIS
Dalam Saiman (2002:37) adapun peranan sekretaris secara umum dapat diketahui sebagai berikut: 
·         Sebagai perantara atau saluran komunikasi dan pembinaan hubungan yang baik bagi orang yang ingin berhubungan dengan pimpinan. 
·         Sebagai sumber informasi yang diperlukan pimpinan dalam memenuhi fungsi, tugas, dan tanggung jawab. 
·         Sebagai pelanjut keinginan  pimpinan kepada bawahan dalam pelaksanaan tugas. 
·         Alternatif pemikiran dari pimpinan dalam ide-ide. 
·         Sebagai faktor penunjang dalam keberhasilan pekerjaan dan cerminan pimpinan bagi bawahan. 
Peranan sekretaris terhadap bawahan 
·         Penentuan kebijakan yang berlaku bagi pegawai bawahan secara adil yaitu mengenai pengaturan penempatan pegawai yang sesuai dengan kecakapan dan kemampuan (rule of place). 
·         Memberikan motivasi kerja kepada pegawai bawahan sehingga pekerjaan dapat berjalan lancar dan berhasil baik. 
·         Memberikan rasa bangga dan puas kepada pegawai bawahan dalam menjalankan pekerjaannya. 
·         Menerima pendapat dan usul bawahan dalam berbagai masalah. 
·         Mengadakan pendekatan kepada pegawai bawahan untuk telah mengerahkan dan mengetahui kelemahan dan kehendak pegawai bawahan. 
Adapun peranan sekretaris dalam memperlancar tugas pimpinan adalah: 
·         Sebagai perantara atau saluran komunikasi dan pembinaan hubungan yang baik bagi organisasi yang ingin berhubungan dengan pimpinan. 
·         Sebagai sumber informasi yang diperlukan pimpinan dalam memenuhi fungsi tugas dan tanggung jawab. 
·         Sebagai pelanjut keinginan pimpinan kepada bawahan dalam pelaksanaan tugas. 
·         Alternatif pemikiran dari pimpinan dalam ide-ide. 
·         Sebagai faktor penunjang dalam keberhasilan pekerjaan dan seminar pimpinan bagi bawahan. 
·         Penentuan kebijakan yang berlaku bagi pegawai bawahan secara adil yaitu mengenai pengaturan penempatan pegawai yang sesuai dengan kecakapan dan kemampuan. 
·         Memberikan rasa bangga dan puas kepada pegawai bawahan dalam menjalankan pekerjaan. 
·         Menerima pendapat dan usul bawahan dalam berbagai masalah. 
·         Mengadakan pendekatan kepada  pegawai bawahan untuk lebih mengarahkan dan mengetahui kelemahan dan kehendak bawahan. 
KUALIFIKASI SEKRETARIS
Syarat-syarat yang harus dimiliki untuk menjadi sekretaris yaitu :
·         Syarat Kepribadian
Tidak banyak orang mempunyai bakat untuk menjadi sekretaris yang baik, namun demikian bakat saja tidak cukup bilamana kita tidak tahu kepribadian yang bagaimana yang harus kita punyai untuk menjadi seorang sekretaris yang baik. Adapun kepribadian yang dikehendaki sebagai berikut :
a)Harus bersikap mawas diri 
b)Bersikap ramah
c)Sabar 
d)Simpati
e)Penampilan diri yang baik
f)Pandai bergaul
g)Dapat dipercaya serta memegang teguh rahasia
h)Dapat bijaksana terhadap orang laini
i)Memiliki ingatan yang baik  
j)Mempunyai perhatian atas pekerjaannya, dan lain-lain
·         Syarat pengetahuan
Seorang sekretaris harus memiliki  pengetahuan kemasyarakatan dan ke budayaan yang dapat mengangkat nama dari perusahaan. Misalnya :
a)Menguasai dan memahami Bahasa Indonesia dengan baik dan benar serta menguasai  beberapa  bahasa asing secara lisan maupun tertulis, serta memiliki pengetahuan ekstra.
b)Mengetahuan tentang misi, fungsi, tugas-tugas, serta struktur organisasi, serta susunan personil.
c)Pengetahuan tentang korespondensi dan tata kearsipan.
·         Syarat keahlian
Setiap sekretaris diharuskan memiliki keterampilan untuk menunjang pekerjaannya,keterampilan itu meliputi :
a)Mampu menyusun laporan
b)Mampu berkorespondensi
c)Mampu menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Asing lainnya dengan baik dan benar 
d)Teknik tata penyimpanan arsipe
e)Teknik berkomunikasi dengan telepon
f)Menulis cepat dengan steno
g)Teknik mengetik surat





Bab III
Penutupan
Manajemen perkantoran merupakan rangkaian aktivitas merencanakan, mengorganisasi (mengatur dan menyusun), mengarahkan (memberikan arah dan petunjuk), mengawasi dan mengendalikan (melakukan kontrol) sampai menyelenggarakan secara tertib sesuai tujuan mengenai sesuatu hal atau kegiatan. Tata kerja, prosedur kerja dan sistem kerja memiliki makna memberikan pemahaman terhadap para pegawai mengenai tugas, fungsi dan tanggungjawab dan berguna untuk mempermudah para pegawai dalam menyelesaikan tugas secara teratur dan tepat waktu.
Referensi :



Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAKALAH PENGANTAR BISNIS